Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menyatakan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat mempercepat proses penemuan obat secara signifikan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks pengembangan teknologi di sektor kesehatan dan pengawasan obat.
Integrasi teknologi AI diharapkan mampu memangkas waktu dan efisiensi dalam riset farmasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemanfaatan inovasi modern untuk mendukung percepatan penyediaan produk obat yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
In-depth summary · AI, neutral